Cache Memory - .LIFE_NOTE'

Facebook Like Box

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, 24 November 2011

Cache Memory

Mumpung masih hangat, karena habis ngerjain tugas presentasi tentang cache memory. Oke, akan saya share sedikit tentang cache memory.

Apa itu cache memory? kalian mau definisi? jika cuma definisi sepertinya aku gak perlu menjelaskan karena yang seperti itu bisa kalian cari di google. Lalu apa yang akan diuraikan, seperti yang saya sudah katakan, saya akan share yang saya pahami tentang cache. Yah secara sederhana saja, setidak nya kita bisa memahami dan mengerti apa itu memori cache dan fungsinya.

Memori cache berada sangat dekat dengan CPU, fungsi utamanya menghubungkan antara memori utama (biasa kita menyebutnya RAM) dengan CPU bukan prosesor, karena prosesor sendiri di dalamnya sudah terdapat memory cache.

Kenapa tidak dari CPU langsung aja tersambung ke RAM? kenapa melewati memori cache dulu? Nah sebelum kita bahas itu akan saya kenalkan tentang hirarki memori. Sudah tau kan gambar segita yang mempresentasikan bagaimana kasta memori penyimpanan. Kalau baru pertama kali membaca tentang hirarki memori, kalian bisa lihat dari gambar ini. 
Gambar memori yang tersusun ini bukan hanya tanpa makna, memori yang berada lebih atas memiliki kecepatan lebih tinggi akan tetapi dengan kapasitas (daya simpan) yang semakin menurun. Jika melihat dari sisi biaya, memori teratas memiliki biaya produksi termahal.

Sudah mengerti kan tentang hirarki memori? memori tersusun sesuai dengan kecepatan dan kapasitasnya. Bila kalian lihat yang menempati urutan teratas adalah register, memori yang hampir mengimbangi kecepatan prosesor itu sendiri. Diurutan kedua memori cache lalu memori utama.


Sekarang kembali ke pembahsan, apa yang terjadi jika dari CPU langsung terhubung dengan memori utama (RAM)? Jika kalian bayangkan, kasus ini serupa seperti botol kecap, memiliki badan botol yang besar tapi leher botol yang kecil. Kecepatan RAM tidak mampu mengimbangi kinerja CPU, hasilnya seperti botol kecap yang ditumpahkan, isi botol tidak bisa keluar semua secara langsung tapi harus menyesuaikan dengan ukuran leher botol yang kecil. Begitulah analogi yang terjadi jika dari CPU langsung terhubung dengan memori utama. Karenanya kasus seperti itu disebut sebagai bottleneck.

Sudah paham kan kenapa kita tidak bisa menghubungkan secara langsung CPU dengan memori utama. Untuk mengatasi ketimpangan / perbedaan kecepatan yang jauh antara memori utama dan CPU maka dibuatlah memori cache yang memiliki kecepatan lebih mendekati kecepatan CPU.

Kita akan bermain analogi lagi, jika CPU sebagai pekerja super, maka RAM adalah gudangnya, lalu memori cache adalah gudang VIP yang memiliki pengiriman data yang sangat cepat, tapi kapasitas yang kecil. Data-data yang sering diakses disimpan di gudang VIP, jadi jika pekerja membutuhkan data akan secara cepat didapatkan karena pelayanan gudang VIP yang cepat. Coba bayangkan kalau tidak ada gudang VIP, maka pekerja akan lebih sering menunggu kiriman data dari gudang biasa. Inilah yang disebut dengan CPU idle, kinerja CPU yang tidak bisa dilajutkan karena menunggu proses lain selesai.

Seperti inilah gambarannya, untuk data yang sering diakses maka akan tetap tersimpan di memori cache sehingga suatu saat ketika CPU memerlukan data itu tidak perlu lagi mengakses ke RAM yang jauh lebih lambat dibanding dengan memori cache.

2 comments:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here